Sejarah Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Klas I Jakarta Utara

Cetak

IMG 1312 2

Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Klas I Jakarta Utara sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Kehakiman RI Nomor M.04.PR.07.03 Tahun 1985 tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Tahanan Negara dan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara, merupakan Unit Pelaksana Teknis di bidang Penyimpanan dan Pemeliharaan Barang Sitaan Negara dan Barang Rampasan Negara di jajaran Kementerian Hukum dan HAM RI, terhitung mulai tanggal 11 April 2001 telah melaksanakan kegiatan operasional administrasi menempati Gedung Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta lantai III yang bernaung di bawah Kantor Wilayah Departemen Hukum Dan HAM DKI Jakarta dan sarana berupa barang-barang bergerak (Inventaris kantor) berasal dari Lembaga Informasi Nasional (LIN).

Atas saran dan petunjuk Direktur Jenderal Pemasyarakatan maupun Kepala Kantor Wilayah Departemen Kehakiman dan HAM DKI Jakarta, Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Klas I Jakarta Utara beserta staf melakukan koordinasi dan pendekatan proaktif dengan pihak Pemerintah Daerah Tingkat II Jakarta Utara dan Pemerintah Daerah Tingkat I DKI Jakarta secara proaktif mengupayakan lokasi Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Klas I Jakarta Utara yaitu Eks Gedung Puspenmas Kotamadya Jakarta Utara di Jalan Sungai Landak No. 7, Cilincing, Jakarta Utara.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2190/2004 tanggal 24 September 2004 perihal Persetujuan Pemanfaatan Tanah dan Bangunan Eks Kantor Puspenmas milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seluas ±1.500 m2, sejak tanggal 29 September 2004 Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara Klas I Jakarta Utara telah menempati Kantor Baru Eks Puspenmas di Jalan Sungai Landak No. 7 Cilincing, Jakarta Utara.